Tampilkan postingan dengan label Ips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ips. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 November 2022

Globalisasi

 Globalisasi

proses integrasi internasional yang muncul dari pertukaran pandangan dunia, produk, pendapat, dan aspek budaya lain


Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya.[1][2] Kemajuan infrastruktur transportasi dan telekomunikasi, termasuk kemunculan telegraf dan Internet, merupakan faktor utama dalam globalisasi yang semakin mendorong saling ketergantungan (interdependensi) aktivitas ekonomi dan budaya.[3] Stever, H. Guyford (1972). "Science, Systems, and Society." Journal of Cybernetics,


Pengenalan

Pengertian

Sunting

Menurut asal katanya, kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekadar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.


Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa, sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985.


Jan Aart Scholte melihat bahwa ada beberapa definisi yang dimaksudkan orang dengan globalisasi:


Internasionalisasi: Globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional. Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing, namun menjadi semakin tergantung satu sama lain.

Liberalisasi: Globalisasi juga diartikan dengan semakin diturunkankan batas antar negara, misalnya hambatan tarif ekspor impor, lalu lintas devisa, maupun migrasi.

Universalisasi: Globalisasi juga digambarkan sebagai semakin tersebarnya hal material maupun imaterial ke seluruh dunia. Pengalaman di satu lokalitas dapat menjadi pengalaman seluruh dunia.

Westernisasi: Westernisasi adalah salah satu bentuk dari universalisasi dengan semakin menyebarnya pikiran dan budaya dari barat sehingga mengglobal.

Hubungan transplanetari dan suprateritorialitas: Arti kelima ini berbeda dengan keempat definisi di atas. Pada empat definisi pertama, masing-masing negara masih mempertahankan status ontologinya. Pada pengertian yang kelima, dunia global memiliki status ontologi sendiri, bukan sekadar gabungan negara-negara.[22]


Benua Eropa

 Kondisi Alam Benua Eropa, Keadaan Iklim, Penduduk & Flora-Fauna


Kondisi Alam Benua Eropa, Keadaan Iklim, Penduduk & Flora-Fauna

Bagaimana kondisi alam di Benua Eropa, komposisi penduduk, dan jenis iklim di kawasan tersebut?

   

tirto.id - Eropa merupakan benua yang terdiri dari semenanjung Eurasia yang menonjol ke arah barat serta menempati hampir seperlima dari total luas daratan dunia. Eropa merupakan benua terkecil kedua di dunia, dengan luas sekitar 10.180.000 km per segi.


Benua Eropa dikenal dengan sebutan benua biru, karena mayoritas masyarakatnya memiliki mata berwarna biru. Eropa dikelilingi oleh banyak teluk, fyord, dan laut. Namun, garis pantai benua ini tidak teratur dan memiliki panjang sekitar 24.000 mil atau setara 38.000 km.


Mengutip buku Ilmu Pengetahuan Sosial terbitan Kemdikbud, daratan utama Benua Eropa menyatu dengan Benua Asia. Kedua benua hanya dipisahkan oleh Pegunungan Ural. Meskipun berada dalam satu daratan, kedua benua memiliki budaya yang jauh berlainan.


Berikut penjelasan perihal letak benua Eropa, kondisi alam dan iklim hingga flora-faunanya seperti dikutip dari buku Geografi Regional Dunia (2020) karya Sulistinah dan Kuspriyanto, serta sejumlah sumber lain.


Letak Benua Eropa dan Pembagian Kawasannya

Letak astronomis Benua Eropa berada di antara 9º Bujur Barat (BB) - 60º Bujur Timur (BT) dan 35º Lintang Utara (LU) - 80º Lintang Utara (LU).


Sementara dari segi letak geografis, berikut batas wilayah Benua Eropa:


Batas utara: Samudera Arktik

Batas timur: Benua Asia

Batas selatan: Laut Tengah (Laut Mediterania)

Batas barat: Samudra Atlantik.

Ada dua semenanjung besar di Eropa, yaitu daratan utama Eropa dan wilayah Skandinavia. Tiga semenanjung lebih kecil, yaitu Iberia, Italia, dan Balkan berada di bagian selatan dan menghadap Laut Mediterania. Laut tersebut menjadi batas wilayah Benua Eropa dan Afrika.


Adapun pembagian kawasan Benua Eropa adalah sebagai berikut:


Eropa Barat

Eropa Timur

Eropa Selatan

Eropa Utara.

Namun, saat ini pembagian wilayah ini sudah mulai pudar dengan adanya ikatan secara ekonomi serta politik melalui Uni Eropa (European Union).


Mengutip data Worldometers, sekarang terdapat 44 negara di Benua Eropa. Sebanyak 10 negara berada di Eropa Timur. Lalu, di Eropa Utara, juga terdapat 10 negara. Selebihnya, ada 15 negara di Eropa Selatan, dan 9 negara di Eropa Barat.


Kondisi Alam Benua Eropa

Bentang alam di Benua Eropa bisa dibagi menjadi 4 kelompok. Deskripsi mengenai kondisi alam di 4 kategori tersebut adalah sebagai berikut.


1. Pegunungan Tua di bagian utara


Pegunungan tua terdapat di kawasan Norwegia, dataran tinggi Skotlandia, serta dataran tinggi Irlandia barat laut.


2. Dataran rendah Rusia


Daerah batuan metamorphose tua terdapat di seluruh bagian kawasan Rusia-Eropa. Batuan jenis ini pernah tenggelam ke dasar laut dan suatu ketika muncul kembali.


3. Dataran rendah Eropa Besar


Dataran rendah ini terletak antara pegunungan tua di utara dan pegunungan muda sistem Alpenia. Kebanyakan tempat di daerah ini memiliki ketinggian kurang dari 500 meter dari permukaan laut.


Dua pertiga wilayah Eropa merupakan dataran rendah. Dataran rendah ini membentang dari barat ke timur. Kawasan ini dikelilingi oleh Pegunungan Ural. Danau Laut Kaspia, Pegunungan Kaukasus, Laut Hitam, Pegunungan Alpen, dan wilayah Skandinavia Timur.


4. Pegunungan lipatan muda di Selatan


Pegunungan lipatan muda merupakan hasil aktivitas pada masa tertier yang terdapat di sebagian Eropa Selatan. Pegunungan ini membentuk lengkung pendek yang terbentang dari arah barat daya ke timur laut.


Jalur pegunungan lipatan di Eropa terdiri atas pegunungan Alpen, pegunungan Ural, pegunungan Kaukasus. Ketiga pegunungan ini merupakan bagian dari sistem Pegunungan Sirkum Mediterania.


Kondisi Iklim Benua Eropa


Benua Eropa berada di luar wilayah tropis. Akibatnya, iklim di Eropa adalah subtropis dan sedang. Karena itu, benua Eropa memiliki empat musim, yaitu semi, panas, gugur, dan dingin. Beriku ini detail karakteristik iklim di Benua Eropa:


Bagian pantai barat dipengaruhi iklim laut dari samudra Atlantik, arus hangat yang mengalir dari Samudra Atlantik menyebabkan kawasan pantai di daerah tersebut tidak membeku.

Bagian tengah terjadi peralihan ilkim maritim yang basah ke iklim kontinen yang kering

Bagian selatan memiliki cuaca yang lebih hangat karena dipengaruhi iklim laut Mediterania serta angina dari kawasan gurun yang panas

Bagian utara memiliki iklim yang dingin karena dipengaruhi iklim kutub.

Komposisi Penduduk Benua Eropa


Persebaran penduduk Benua Eropa tak merata dan dipengaruhi oleh keadaan alam serta kemajuan ekonominya. Persebaran yang paling padat biasanya terdapat di daerah dataran rendah yang jadi pusat industri.


Sementara tingkat kepadatan rendah berada di kawasan pegunungan tinggi, seperti pegunungan Meseta di Spanyol, Alp, dan Alpenia. Kondisi serupa ada di daerah tidak subur seperti daerah kapur di Yugoslavia, Midi di Perancis, Rusia Arktik, Rawa pripet, serta stepa yang mengandung garam di utara Laut Kaspia.


Infografik SC Bangsa Bangsa Eropa

Berdasarkan data per 2019, total jumlah penduduk Benua Eropa mencapai 748.150.542 jiwa. Di antara negara-negara Eropa dengan jumlah penduduk terbanyak adalah Rusia, Jerman, Inggris, Prancis dan Italia.


Dari segi komposisi, penduduk Eropa sangat beragam. Meski begitu, sebagian besar penduduknya merupakan keturunan induk bangsa Kaukasoid yang terbagi menjadi beberapa suku bangsa.


Berdasarkan ras serta ciri fisik, penduduk Eropa dikelompokkan menjadi 5 suku bangsa. Berikut ini penjelasan tentang masing-masing dari suku bangsa tersebut.


1. Bangsa Nordik


Masyarakat keturuan Bangsa Nordik kebanyakan tinggal di Eropa Barat dan Eropa Utara, yaitu Norwegia, Inggris, Denmark, Belanda, Swedia, Belgia, dan Jerman bagian utara. Bangsa Nordik memiliki ciri fisik, seperti rambut pirang, mata biru, tengkorak panjang, serta muka sempit.


2. Bangsa Alpen


Masyarakat dari rumpun Bangsa Alpen umumnya tinggal di Eropa Tengah dan Eropa Selatan, yaitu Prancis, Swiss, Polandia, Austria, dan Jerman selatan. Bangsa Alpen mempunyai ciri fisik: rambut hitam, mata hitam, tengkorak lebar, tidak terlalu tinggi.


3. Bangsa Mediteran


Penduduk dari kalangan Bangsa Mediteran biasanya tinggal di Eropa Selatan, yaitu Yunani, Italia, Portugis, dan Spanyol. Ciri fisik pada bangsa mediteran adalah rambut hitam, mata hitam, badan dan tengkorak menyerupai bangsa Nordik.


4. Bangsa Slavia


Masyarakat dari Bangsa Slavia umumnya tinggal di kawasan Eropa Timur, yaitu Kroasia, Bulgaria, Serbia, Montonegro, Ceko, Rusia, Ukraina, dan Slovakia. Bangsa Slavia memiliki ciri fisik seperti bangsa Alpen.


5. Bangsa Dinarik


Masyarakat dari bangsa Dinarik biasanya tinggal di kawasan Rumania. Bangsa Dinarik memiliki ciri rambut yang gelap.


Di luar suku-suku bangsa di atas, kawasan Eropa sekarang ini juga dihuni oleh banyak imigran dari Afrika, Timur Tengah dan Asia. Para imigran itu terdiri dari berbagai macam suku bangsa.


Agama yang dianut penduduk Benua Eropa pun sangat beragam. Agama dengan jumlah penganut terbesar adalah agama Katolik Roma, diikuti Kristen Protestan, serta Kristen Ortodoks.


Penganut Yahudi juga cukup banyak di Eropa. Selain itu, agama Islam juga dianut banyak orang di sebagian negara Balkan.


Flora dan Fauna di Benua Eropa

Mengutip laman Sumber Belajar Kemdikbud, Benua Eropa mempunyai jenis flora dan fauna yang sama dengan kawasan yang beriklim sedang dan dingin.


Jenis flora yang berada pada kawasan Eropa merupakan hutan konifera atau tumbuhan berdaun jarum serta hutan yang meluruhkan daunnya saat musim gugur. Jenis flora lainnya adalah pohon Maple, Ek, Iris, Lily, serta Zaitun.


Sementara, fauna khas yang hidup di Eropa adalah Rusa, Beruang Kutub, Serigala, Ikan Tuna, dan Ikan Herring.



Interaksi antarruang

 Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang di Asia



Di bumi ini ada lima benua utama yang kita ketahui, yakni benua Asia, Amerika, Eropa, Afrika dan Audtralia. Setiap benua ini meliputi beberapa negara (kecuali Australia), dan setiap negara memiliki keunikannya masing-masing. Dalam perjalanannya, negara-negara ini melakukan interaksi satu sama lain dengan bekerjasama baik dalam bidang ekonomi, sosial, budaya ataupun yang lainnya. Perubahan ruang dan interaksi antarruang ini pun membawa pengaruh. Dalam hal apa?


Pengaruh perubahan ruang dan interaksi antarruang dapat terjadi dalam skala kecil dan luas. Dalam skala kecil, contoh ini dapat dijumpai dalam hubungan mutualisme antara desa dan kota. Sementara dalam skala luas, ini bisa ditemukan dalam hubungan suatu negara dengan negara lainnya.


Dalam perubahan ruang dan interaksi antarruang di Asia, misalnya, dalam skala kecil, bisa kita lihat dalam hubungan desa dengan kota. Dimana perubahan ini telah membawa dampak positif seperti meningkatnya produktivitas pertanian karena pengetahuan dan teknologi yang semakin maju, suplai produk pertanian dari desa ke kota dan masih banyak lagi.


Dalam skala luas, pengaruh perubahan ruang dan interaksi antarruang dapat dijumpai dalam interaksi antar negara pada beberapa bidang tertentu, dari ekonomi, sosial, budaya hingga pendidikan.


Bidang Ekonomi


Dalam bidang ekonomi, pengaruh perubahan ruang dan interaksi antarruang dapat ditemukan dalam peristiwa kertergantungan suatu negara akan negara lainnya. Hal ini membuat suatu negara membutuhkan negara lain untuk memasok kebutuhan yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh negara tersebut.


(Baca juga: Pengaruh Interaksi Keruangan dalam Kehidupan di Negara-negara ASEAN)


Negara yang memasok kebutuhan tersebut akan mendapatkan devisa sebagai hasil penjualannya. Contoh negara-negara yang ada di benua Asia adalah Indonesia, Jepang, India, Malaysia dan seterusnya.


Bidang Sosial


Adanya interaksi antarruang ataupun antarbenua dalam perubahan dan interaksi antarruang membuat hubungan negara yang terlibat menjadi erat. Hubungan yang erat ini nantinya akan berimbas pada kenaikan kunjungan wisatawan yang berasal dari negara lain.


Bidang Budaya


Adanya interaksi antarruang dalam bidang kebudayaan dapat dilihat dari kegiatan pertukaran pelajar, festival budaya dan sebagainya.


Bidang Pendidikan


Dalam bidang pendidikan, adanya perubahan ruang dan interaksi antarruang memungkinkan adanya kerja sama antar negara guna saling meningkatkan kualitas mutu pendidikan di negaranya masing-masing.




Letak dan luas benua asia

 Benua Asia: Luas, Letak, dan Negara-Negara di Dalamnya

Fahri Zulfikar - detikbenua Asia mencapai 44 juta km2 termasuk kawasan perairan Foto: (Pool)

 Benua Asia merupakan wilayah yang terbentang dari Samudra Hindia hingga Samudra Arktika dan dari Samudra Pasifik hingga Pegunungan Ural. Berapa luas benua Asia?

Secara umum, luas benua Asia terdiri dari luas daratan termasuk di dalamnya beberapa kepulauan dan luas perairan yang terdiri dari beberapa wilayah samudra.



Luas Benua Asia

Benua Asia merupakan benua terbesar di dunia. Luas Benua Asia mencapai 44.391.000 km2 yang terdiri dari daratan dan perairan.


Adapun daratan benua Asia terbentang dari daratan Afrika hingga Eurasia (Eropa-Asia) serta dari Terusan Suez, pegunungan Ural, dan Pegunungan Kaukasus.


Sementara area perairan terdapat tiga perairan samudra luas yaitu Samudra Hindia, Samudra Pasifik, dan Samudra Arktik.



Letak Benua Asia

Letak benua Asia bisa dikategorikan dengan letak astronomis dan letak geografisnya.



a. Letak Astronomis Benua Asia


Secara astronomis Benua Asia terletak antara 26°BT-170°BT dan 11 LS-80°LS.



b. Letak Geografis Benua Asia


Secara geografis, Benua Asia diapit oleh tiga benua, yaitu Benua Eropa, Benua Australia, dan Benua Amerika, juga dibatasi oleh tiga samudra, yaitu Samudra Hindia, Samudra Pasifik, dan Samudra Arktik.



Sebagian besar Benua Asia terletak di belahan bumi utara, dan sebagian kecil terletak di belahan bumi selatan. Adapun batas-batas Benua Asia adalah sebagai berikut.


1) Utara: Samudra Arktika.


2) Timur: Samudra Pasifik, Selat Bering, dan Laut Bering.


3) Selatan: Samudra Hindia dan Australia.


4) Barat: Pegunungan Ural, Laut Merah, Laut Kelapa, Selat Bosphorus, dan Selat Dardanella.



Negara-Negara di Benua Asia

Wilayah benua Asia dibagi menjadi 6 kawasan dengan negara-negara yang ada di dalamnya. Berikut 6 kawasan benua Asia:



1) Kawasan Asia Tenggara


Terdiri dari negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Myanmar, Laos, Thailand, Vietnam, Kamboja, Brunei Darussalam, Filipina, dan Timor Leste.


2) Kawasan Asia Timur


Terdiri dari negara Jepang, Korea Utara, Korea Selatan, Tiongkok/China, dan Taiwan.


3) Kawasan Asia Selatan


Terdiri dari negara Pakistan, Bangladesh, India, Nepal, Bhutan, Sri Lanka, dan Maladewa.


4) Kawasan Asia Barat


Terdiri dari negara Lebanon, Arab Saudi, Bahrain, Afghanistan, Yordania, Yaman, Oman, Qatar, Irak, Suriah, Iran, Turki, Israel, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Siprus.


5) Kawasan Asia Tengah


Terdiri dari negara Kazakhstan, Azerbaijan, Kyrgyzstan, Mongolia, Uzbekistan, Tajikistan, Armenia, dan Turkmenistan


6) Kawasan Asia Utara



Negara yang termasuk kawasan Asia Utara adalah Rusia (wilayah pegunungan Ural).